JELANG NATARU, Dr. HARIYANTO MINTA PEMPROVSU PUNYA SKEMA DALAM PENGENDALIAN HARGA BAHAN-BAHAN POKOK.

JELANG NATARU, Dr. HARIYANTO MINTA PEMPROVSU PUNYA SKEMA DALAM PENGENDALIAN HARGA BAHAN-BAHAN POKOK.

Tingginya harga kebutuhan pokok dibeberapa daerah di Sumut menjadi perhatian serius oleh Fraksi PKS DPRD Sumut, Dr. Hariyanto mengungkapkan tingginya harga kebutuhan pokok di daerah bencana seperti Pulau Nias sangat memberatkan warga.

“ Saya mendapat kabar bahwa beberapa waktu lalu di pulau Nias harga cabai mencapai Rp. 200 ribu per kilogramnya “ Ungkap Dr. Hariyanto.

Dr. Hariyanto yang juga Wakil Ketua Fraksi PKS dan Sekretaris Komisi B DPRD Sumut menjelaskan bahwa saat ini Sumut berada di fase pemulihan dari dampak bencana banjir dan longsor beberapa waktu yang lalu, fenomena ini tentu akan membuat harga bahan pokok akan melambung tinggi karena sulitnya distribusi pangan hingga gagal panen bagi beberapa komuditas pangan. Hal ini disampaikannya melalui WhatsApp pada 17/12 lalu.

“ Kita meminta pemerintah punya strategi dalam pengendalian harga pangan, mengingat saat ini ekonomi sedang sulit karena dampak bencana. Apalagi kita akan memasuki 2 moment hari besar yakni Hari Natal dan Tahun Baru, tentunya pemerintah harus serius kendalikan harga pangan agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangannya “ pinta Dr. Hariyanto.

Dr. Hariyanto yang merupakan Aleg Fraksi PKS DPRD SUMUT Dapil 3 : Kab. Deli Serdang menyampaikan bahwa beberapa langkah strategis yang diambil diantaranya Pemulihan akses jalan dengan meminta bantuan pemerintah pusat atau stakeholder terkait agar distribusi pangan bisa berjalan dengan baik, memastikan BBM cukup untuk kenderaan pemasok pangan, mekanisme pasar murah serta pengawasan ketat kepada para pengusaha agar tidak terjadi praktek penimbunan barang.

Diakhir sesi wawancara Dr. Hariyanto berharap tidak ada lagi masyarakat Sumut yang lapar karena ketiadaan makanan ditengah musim bencana dan masyarakat Sumut bisa mendapatkan pangan pokok dengan harga harga yang terjangkau, utamanya menjelang natal dan tahun baru. Red.


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *